Advertisements

Paduarsana

Berbagi Tentang Semua Hal

Daily Archives: January 15, 2016

Memahami Upacara Mepandes (Metatah)


Upacara potong gigi atau mepandes atau sering juga disebut metatah adalah salah satu bentuk upacara manusa yadna, Upacara ini bertujuan untuk mengurangi pengaruh Sad Ripu yang ada pada diri si anak.

Upacara Metatah/Mepandes umumnya dilaksanakan setelah anak beranjak dewasa, namun sebaiknya sebelum anak itu menikah. Dalam keadaan tertentu dapat pula dilaksanakan setelah berumah tangga.

Seluruh rangkaian upacara potong gigi ini dilaksanakan di rumah dan di pemerajan. Dilaksanakan oleh Pandita/Pinandita dan dibantu oleh seorang sangging (sebagai pelaksana langsung).

Sarana banten:

  1. Sajen sorohan dan suci untuk persaksian kepada Hyang Widhi Wasa.
  2. Sajen pabhyakalan prayascita, panglukatan, alat untuk memotong gigi beserta perlengkapannya seperti: cermin, alat pengasah gigi, kain untuk rurub serta sebuah cincin dan permata, tempat tidur yang sudah dihias.
  3. Sajen peras daksina, ajuman dan canang sari, kelapa gading dan sebuah bokor.
  4. Alat pengganjal yang dibuat dari potongan kayu dadap. Belakangan dipakai tebu, supaya lebih enak rasanya.
  5. Pengurip-urip yang terdiri dari kunyit serta pecanangan lengkap dengan isinya.

Tahapan Upacara

  1. Yang diupacarai terlebih dahulu mabhyakala dan maprayascita. Mantram yang diucapkan saat prayascita dan bhyakala : Om Hrim, Srim, Mam, Sam, Warn, Saçwa rogha satru winasa ya rah phat. Om Hrim. Srim. Am. Tarn. Sam. Bam. Im, sarwa dandamala papa klesa, wenasaya rah, Um, phat. Om Hrim, Srim, Am, Um, Mam, Sarwa, papa petaka wenasaya rah, Um phat, Om Siddhi guru srom, Sarwasat. Om sarwa weghena winasaya, sarwa papa wenasaya, astu ya namah swaha.  Artinya:  Om Hyang Widhi Wasa, semoga semua musuh yang berupa penderitaan, kesengsaraan, bencana dan lain-lain menjadi sirna.
  2. Setelah itu dilanjutkan dengan muspa ke hadapan Siwa Raditya memohon kesaksian, Dengan mantram: Om adityasya parantyoti rakta tejo nama stute, swera pang kajo mandhyaste Bhaskara ya namo namah, pranamya bhaskara dewam, sarwa klesa wia sanam, pranamya ditya siwartham bhukti mukti warapradam.Om rang ring sah paramya Çiva dityaya namo namah swaha. Artinya: Om Hyang Widhi Wasa, semoga hamba mendapat perkenanMu, untuk melalui tahapan hidup ini dalam jalanMu dengan pertolongan hanya dariMu.Om dimulyakanlah Engkau ya Tuhan.
  3. Selanjutnya naik ke tempat upacara menghadap ke hulu. Pelaksana upacara mengambil cincin yang dipakai ngerajah pada bagian-bagian seperti: dahi, taring, gigi atas, gigi bawah, lidah, dada, pusar, paha barulah diperciki tirtha pesangihan.
  4. Upacara dilanjutkan oieh sangging dengan menyucikan peralatannya. Mantram yang digunakan: Om Sang perigi manik, aja sira geger lunga antinen kakang nira sang kanaka teka pageh, tan katekaning lara wigena, teka awet, awet, awet. Artinya: Om Hyang Widhi Wasa, semoga alat-alat ini dapat memberikan kekuatan.
  5. Orang yang diupacari diberi pengganjal dari tebu dan giginya mulai diasah, bila sudah dianggap cukup diberi pengurip-urip.
  6. Setelah diberi pengurip-urip dilanjutkan dengan natab banten peras kernudian sembahyang ke hadapan Surya Chandra dan Mejaya-jaya.

Mantram pengurip-urip.             

Om urip-urip bayu, sabda idep teka urip, ang, ah.

Artinya: Om Sang Hyang Widhi Wasa, dalam wujud Brahma Maha Sakti, semoga tenaga, ucapan dan pikiran hamba memberikan kekuatan terhadap alat-alat ini.

Mantram Mejaya-jaya.

Om Dirgayur Astu ta astu, Om subham astu tat astu,

Om Sukham bhawantu, Om Pumam bhawantu,

Om sreyam bhawantu, Om Sapta wrddhin astu tat astu astu swaha.

Artinya: Om Hyang Widhi Wasa semoga kami dianugrahi kesejahteraan, kebahagiaan, dan panjang umur.

**Sumber babad bali

Advertisements

Doa-Doa Hindu


  • Doa Pembuka Rapat/Pertemuan :

Om Sam Gacchadwam Samwadadwam Sam Wo Manamsi Janatam Dewa Bhagam Yatha Purwe Samjanana Upasate
Om Samani Wa Akutih Samana Hrdayani Wah Samanam Astu Wo Mano Yatha Wah Susahasati
Om Ano Bhadrah Krattawoyantu Wistawah
Artinya :
Ya Tuhan, Hamba Berkumpul Di Tempat Ini Hendak Bicara Satu Dengan Yang Lain Untuk Menyatukan Pikiran Sebagaimana Halnya Para Dewa Selalu Bersatu. Ya Tuhan, Tuntunlah Kami Agar Sama Dalam Tujuan, Sama Dalam Hati, Bersatu Dalam Pikiran Hingga Dapat Hidup bersama Dalam Sejahtera Dan Bahagia. Ya Tuhan, Semoga Pikiran Yang Baik Datang Dari Segala Penjuru

  • Doa Menutup Rapat/Pertemuan :

Om Mantrahinam Kriyahinam Bhaktihinam Maheswara, Yad Pujitan Mahadewa Paripurnam Tad Astu Me
Ayuwrdhir Yasowridhih Wridhih Pradnyasukhasriyam Dharma Santana Wrdhisca Santu Te Sapta Wrdhayah
Om Dirghayur Nirwighna Sukha Wridhi Nugrahakam
Artinya :
Oh Iswara Yang Agung, Mantra Kami Tiada Sempurna, Perbuatan Kami Tiada Sempurna Pula. Karena Itu Kami Memujamu, Oh Iswara Yang Agung, Semoga Kami Dikaruniai Kesempurnaan (Di Dalam Melakukan Tugas)
Oh Sanghyang Widhi Wasa, Berkahilah Kami Dengan Tujuh Perpanjangan : Hidup Lama, Nama Harum, Ilmu Pengetahuan, Kebahagiaan, Kesejahteraan, Kepercayaan, Dan Putera-Putera Utama (Sebagai Generasi Perjuangan Bangsa)
Oh Sanghyang Widhi Wasa, Semoga Kami Sukses Tanpa Halangan Dan Memperoleh Kebahagiaan Atas Anugerahmu.

  • Doa Para Pedagang :

Om a Wiswani Amrta Saubhagani
Artinya :
Ya Tuhan, Semoga Engkau Menganugrahkan Segala Keberuntungan Yang Memberikan Kebahagiaan Kepada Kami.

  • Doa Saat Sakit / Mohon Perlindungan Menghilangkan Kegelisahan :

Om Trayam Bhakam Ya Jamahe Sughamdin Pusthi Wardhanam Uhrwaru Kham Iwa Bhandhanat Mrityor Mukhsya Mamritat
Artinya :
Oh Sanghyang Widhi Wasa, Yang Maha Mulia. Kami Memujamu, Hindarkanlah Kami Dari Keraguan Ini. Bebaskanlah Kami Dari Belenggu Dosa, Bagaikan Mentimun Lepas Dari Tangkainya, Sehingga Kami Dapat Bersatu Denganmu.

  • Doa Menghilangkan Rasa Takut :

Om Om Jaya Jiwat Sarira Raksan Dadasime
Om Mjum Sah Waosat Mrityun Jaya Namah Swaha
Artinya :
Oh Sanghyang Widhi Wasa Yang Maha Jaya Yang Mengatasi Segala Kematian Kami Memujamu. Lindungilah Kami Dari Marabahaya.

  • Doa Menghindari Malapetaka :

Om Sarwa Papa Winasini Sarwa Roga Wimocane Sarwa Klesa Winasanam Sarwa Bhogam Awapnuyat
Om Srikare Sapa Hut Kare Roga Dosa Winasanam Siwa Lokam Mahayaste Mantra Manah Papa Kelah
Artinya :
Oh Sanghyang Widhi Wasa, Terimalah Segala Persembahan Kami. Engkau Musnahkan Segala Malapetaka. Engkau Bebaskan Segala Derita, Dan Engkau Jauhkan Segala Penyakit
Oh Sanghyang Widhi Wasa, Engkau Yang Dipuja Sebagai Penguasa Alam Semesta, Engkau Menjiwai Inti Segala Mantra, Bebaskanlah Segala Dosa Dan Derita, Serta Tuntunlah Kami Ke Jalan Yang Benar.

  • Doa Resepsi Pengantin :

Om Iha Iwa Stam Ma Wi Yaus Tam Wiswam Ayur Wyasnutam Kridantau Putrair Naptrbhih Modamanau Swe Grhe
Artinya :
Ya Tuhan, Anugerahkanlah Kepada Pasangan Pengantin Ini Kebahagiaan, Keduanya Tiada Terpisahkan Dan Panjang Umur. Semoga Penganten Ini Dianugerahkan Putera Dan Cucu Yang Memberikan Penghiburan, Tinggal Di Rumah Yang Penuh Kegembiraan

  • Doa Mohon Ketenangan Rumah Tangga:

Om Wisowiso Wo Atithim Wajayantah Purupriyam Agnim Wo Duryam Wacah Stuse Susasya Manmabhih
Artinya :
Ya Tuhan, Engkau Adalah Tamu Yang Datang Pada Setiap Rumah. Engkau Amat Mencintai Umatmu. Engkau Adalah Sahabat Yang Maha Pemurah. Perkenankanlah Hamba Memujamu Dengan Penuh Kekuatan, Dalam Ucapan Maupun Tenaga Dan Dalam Lagu Pujian

  • Doa Kelahiran Bayi :

Om Brhatsumnah Prasawita
Om Brhatsumnah Prasawita Niwesano Jagatah Sthaturub Hayasya Yo Wasi Sano Dewah Sawita Sarma Yaccha Twasme Ksayaya Triwarutham Amhasah
Artinya :
Ya Tuhan Yang Maha Pengasih, Yang Memberi Kehidupan Pada Alam Dan Menegakkannya. Ia Mengatur Yang Bergerak Maupun Yang Tidak Bergerak Semoga Ia Memberi Rahmatnya Kepada Kami Untuk Ketentraman Hidup Dengan Kemampuan Untuk Menghindari Kekuatan Yang Jahat.

  • Doa Ulang Tahun Kelahiran :

Om Dirgayurastu Tad Astu Astu Swaha
Artinya :
Oh Sanghyang Widhi Wasa Semoga Bahagia Dan Panjang Umur Atas Karuniamu

  • Doa agar terhindar dari bahaya :

Om Om Asta Maha BayayaOm Sarwa Dewa, Sarwa Sanjata, Sarwa Warna Ya Namah,Om Atma Raksaya, Sarwa Satru, Winasaya Namah Swaha.

Artinya :Oh Sanghyang Widhi Wasa Penakluk Segala Macam Bahaya Dari Segala Penjuru, Hamba Memujamu Dalam Wujud Sinar Suci Dengan Beraneka Warna Dan Senjata Yang Ampuh. Oh Sanghyang Widhi Wasa Lindungilah Jiwa Kami. Semoga Semua Musuh Binasa

  • Doa Sebelum Tidur :

Om Asato Ma Sat Gamaya, Tamaso Ma Jyotir Gamaya Mrityor Mamritan Gamaya
Artinya :
Oh Sanghyang Widhi Wasa, Tuntunlah Kami Dari Jalan Sesat Ke Jalan Yang Benar, Dari Jalan Gelap Ke Jalan Yang Terang Hindarkan Kami Dari Kematian Menuju Kehidupan Sejati

%d bloggers like this: