Advertisements

Paduarsana

Berbagi Tentang Semua Hal

Event di Bali bulan Juni 2019


Liburan sekolah akan segera tiba, Sudahkan anda merencakan kegiatan untuk mengisi liburan tahun ini? paduarsana.com dengan bangga merangkum beberapa event yang akan berlangsung di Bali selama bulan Juni 2019 pastinya akan menjadi referensi untuk menyusun rencana mengisi musim liburan.

Photo by: Dokumentasi | paduarsana.com

30 Mei – 14 Juli 2019 | Nusa Dua Light Festival 2019

Acara ini sebenarnya sudah berlangsung dari tanggal 30 Mei yang lalu akan masih terus berlangsung hingga 14 Juli 2019. Tahun ini adalah tahun ke-4 Nusa Dua Light Festival digelar mengambil tema The Mountain View. Jadi, jika kebetulan anda sedang berlibur ke Bali hingga liburan sekolah usai mungkin ini menjadi alternatif anda menghabiskan malam dengan menikmati indah nya lampu-lampu yang dirangkai dengan apik.

Photo by: Prov. Bali | paduarsana.com

15 Juni-13 Juli 2019 | Pesta Kesenian Bali Ke-41 2019.

Pesta Kesenian Bali Ke-41 akan diselenggarakan dari tanggal 15 Juni sampai 13 Juli 2019, Pembukaannya akan dilakukan pada Hari Sabtu 15 Juni 2019 di Renon Denpasar pada pukul 14:00 Wita. Ditahun ini PKB mengambil tema “Bayu Pramana”, untuk mengetahui informasi lebih lengkap jadwal silahkan klik disini.

24 – 25 Juni 2019 | Tenganan Festival 2019.

Ditengah berlangsungnya Tenganan Festival, Perang Pandan adalah yang paling dinanti, ritual massal ini didedikasikan untuk dewa perang dan langit Hindu, Dewa Indra. Ritual ini menampilkan duel persahabatan penduduk desa laki-laki, dengan perisai rotan disatu tangan dan seikat ‘pandan’ berduri ditangan yang lain sebagai senjata.

Advertisements

Smart Counter System


Kalau kita mengunjungi pameran besar kita sering melihat petugas jaga depan membawa sesuatu ditangan dan ditekan saat kita melewati gate entrance(pintu masuk), yang ditugaskan biasa petugas keamanan (satpam) atau ada staf yang memang khusus untuk itu. Itulah cara manual untuk menghitung jumlah orang yang mengunjungi pameran, perpustakaan, mall restaurant, cafe atau pun hotel. 

Photo by: Dokumentasi | DPU-Bali

Beberapa waktu yang lalu kami mendapat kepercayaan untuk melakukan penarikan 3 titik kabel di sebuah Beach Club terbesar di Canggu, Bali. Penarikan tersebut untuk pemasangan 3 unit camera; 1 CCTV Hikvision IR Network Camera dan 2 Camera BrickStream FLIR Integrated Imaging Solutions.

Photo by: Product | BrickStream 3D Gen 2

Beach Club tersebut sedang merencanakan untuk menggunakan Face Recognition System dan Smart Counter System. Di Era digital saat ini penghitungan jumlah pengunjung disuatu tempat vendor IT berupaya untuk memanfaatkan CCTV untuk membangun sebuah Smart(People) Counter untuk menghitung jumlah pengunjung yang dintegrasikan dengan Face Recognition System. Sesuai namanya Counter System berfungsi untuk mengetahui jumlah pengunjung dimana data tersebut merupakan aset bagi mereka untuk bahan evaluasi dan analisis tentang kebijakan yang akan diambil untuk mencapai tujuan perusahaan. 

Menggunakan Smart Counter System tentu saja mempunyai keunggulan dibandingkan dengan menghitung manual selain akurasi data yang dihasilkan petugas penghitung bisa fokus pada tugas pokoknya sebagai satuan pengaman dll. System ini sangat mudah digunakan tentu saja bisa dicustom sesuai kebutuhan, system ini juga mempunyai versi mobile dimana sangat mempermudah bagi manajemen atau pemilik beach bar untuk mengetahui jumlah pengunjung secara real time.

Bagaimana, Tertarik dengan Smart Counter System? contact hotline : +62 857 3835 5909

Upacara Bagi Yang Keguguran


Memiliki keturunan adalah harapan setiap keluarga. Bagi keluarga Hindu(Bali) keturunan adalah jalan menuju surga, keturunan masing-masing keluargalah yang akan melakukan upacara saat kedua orang tuanya meninggal. Harapan setiap keluarga tentu tidak selalu sesuai dengan kenyataan, ada beberapa hal yang menyebabkan keturunan tidak berhasil terlahir ke dunia antara lain; karena alasan medis(kesehatan) ada pula yang sengaja dilakukan karena berbagai faktor.

Photo by: Anonymous | paduarsana.com | Ilustrasi

Terlepas dari faktor diatas keguguran hendaknya mendapatkan upacara sebagai mestinya, bagaimana pun janin yang masih dalam bentuk gumpalan darah telah memiliki roh yang patut kita kasihi. Itulah alasan mengapa upacara atas keguguran hendaknya dilakukan dengan tepat. Tidak dipungkiri banyak diantara kita yang masih tidak mengetahui upacara apa yang harus kita lakukan saat keluarga kita mengalami keguguran atas janin yang dikandung.

Seperti yang disampaikan oleh Jero Mangku Dalang I Nyoman Badra kepada Bali Express (Jawa Post Group); Upacara atas keguguran yang dialami ditujukan kepada roh(niskala) sang jabang bayi terlepas apapun bentuk atau wujudnya tujuan inti dari upacara adalah untuk meminta maaf kepada leluhur dan agar roh tersebut dapat dengan tenang dialamnya dan tidak mengganggu keluarga tersebut.

Menurut Sastra Hindu, orang yang pernah keguguran itu sepatutnya diupacarai Pangepuh Ayu dan Gurupiduka. Dalam hal ini keguguran yang tidak disengaja mungkin disebabkan ibunya jatuh atau janin tidak kuat dalam rahim hingga mengalami keguguran. Sedangkan upacara untuk orang yang sengaja menggugurkan disebut Dhanda Barunana dan Gurupiduka.

Semoga Bermanfaat: Dari bali express

%d bloggers like this: